ads

Pengertian Apa Yang Dimaksud Dengan Domain Dan Sejarahnya

image source: pixabay.com
Pengertian Apa Yang Dimaksud Dengan Domain Dan Sejarahnya - Domain artinya adalah nama lain yang digunakan untuk memudahkan orang dalam mengingat alamat IP tertentu yang dipakai sebagai server hosting. Nama pengganti itu begitu unik, tak ada satupun yang sama antara satu dengan lainnya. Istilah domain juga dipakai untuk mengidentifikasi antara satu server dengan web server lainnya dan berlaku secara global di dunia.

Lalu mengapa nama domain begitu penting dan kenapa harus dibuat seunik mungkin hingga tak ada yang menyamainya? Untuk menjawab hal ini maka mari kita ketahui sedikit kisah historik pemakaian nama domain. Inilah kisah sederhananya.

Saat kehausan manusia akan teknologi kian meningkat, sebagian ahli menemukan suatu cara untuk menghubungkan segalanya secara online ( baca :saat itu juga) tanpa harus menemui atau memberitahukan secara manual.

Penemuan manusia akan komputer, telepon dan gelombang elektromagnet telah mengantar manusia pada gaya hidup yang berbeda. Para ahli kemudian menghubungkan antara satu komputer denga  komputer dalam suatu jaringan. Ini dilakukan supaya antara satu pengguna dengan pengguna lain yang masuk dalam anggota jaringan tersebut bisa saling berkomunikasi.

Masalah kemudian muncul, karena mereka hanya bisa terhubung dengan orang orang yang berada dalam jaringan, sementara saat masing masing pengguna pulang ke rumah masing masing maka hubungan pun seperti terputus. Padahal para ahli ini ingin agar tiap orang yang jadi anggota jaringan bisa selalu terhubung tanpa batasan waktu ataupun lokasi.

Hasil kerja keras para ahli akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya internet. Mereka bisa menghubungkan antara satu pengguna dengan pengguna lain dengan pemakaian alamat IP yang terhubung dengan server. Sehingga setiap orang yang ingin mengakses info atau ingin berkomunikasi dengan yang lain maka mereka cukup membuka IP yang diberikan. Contoh untuk IP yang admin maksud adalah IP public.

Namun beberapa pengguna mulai mengeluhkan susahnya untuk mengingat alamat IP masing masing, dimana hal itu dipandang sebagai persoalan baru yang harus segera diselesaikan ketika mereka ingin mengerjakan segalanya dengan lebih cepat. Tim pakar mengerti akan persoalan seperti ini , mereka kemudian sampai pada satu pertanyaan penting " bagaimana caranya menyingkat alamat IP agar mudah diingat dan dibedakan secara jelas antara satu dengan yang lainnya?

Dari pertanyaan inilah para ahli kemudian mengenalkan istilah 'domain' , atau kalau diterjemahkan domain itu artinya tempat asal. Tempat asal yang dimaksud adalah pengganti alamat ip yang panjang. Contoh IP server blogger : 216.239.32.21, lalu IP ini oleh para ahli dijelaskan sebagai salah satu ip milik google atau berasal dari google ( "tempat asalnya" server yang dipakai google).

Karena tidak domain tak bisa dipakai secara sembarangan maka kemudian para ahli mengembangkan lebih lanjut dengan membuat organisasi non profit yang mengatur penamaan domain di seluruh dunia. Orang kemudian menyebut organisasi itu dengan nama ICANN ( Internet Corporation for Assigned Names and Numbers ).

ICANN inilah yang mengatur dan membuat kebijakan mengenai penamaan domain internasional dengan akhiran (ekstensi tertentu). Ekstensi yang sangat populer di dunia adalah .com (dot com), .net (dot net) .org (dot org) dan lain sebagainya. Ekstensi ekstensi tadi oleh banyak pengguna disebut sebagai Top Level Domain (TLD) Internasional dengan kepemilikan terbuka tanpa syarat.

Artinya siapapun bisa memakai nama akhiran .com, .net ,.org atau ekstensi lainnya dengan cara yang mudah. Mereka cukup membeli nama domain yang diinginkan pada pihak yang menjual domain atau perusahaan hosting. Tempat pembelian pun bebas, tidak harus di Indonesia, anda bisa membeli nama domain yang dikehendaki tanpa terikat lokasi, utamanya untuk TLD internasional tadi.

Dengan catatan bahwa nama yang sudah digunakan oleh orang lain maka tak akan pernah bisa anda daftarkan meskipun anda sangat tertarik dan berani membeli nama domain tersebut lebih tinggi. Sebab kembali ke sejarah domain, bahwa domain digunakan sebagai identifikasi dan pembeda , kalau ada satu domain namun dimiliki oleh banyak orang maka pengguna akan kebingungan.

Hanya ada satu nama yang unik untuk satu ekstensi domain, contoh google.com ( nama domain:google, ekstensi:.com). Selama google terus memperpanjang nama tersebut maka tak ada yang bisa memakai nama itu . Demikian uraian singkat mengenai apakah domain itu, semoga anda pun segera membeli domain kesayarangan, karena untuk TLD berlaku prinsip siapa yang cepat maka dia pula yang berhak mendapatkannya.